Hallo Juraganku, Kami ucapkan selamat datang di website kami Adwords303.com, Situs Adwords303.com adalah situs yang terpercaya dan sangat berpengalaman selama bertahun - tahun dan sudah melayani dan menangani ribuan pelanggan untuk mempromosikan produk, jasa, bisnis dan website para pelanggan kami yang ingin omset penjualan dan penghasilannnya meningkat. Adwords303.com adalah solusi yang tepat dan efektif sangat berpotensi untuk Anda yang ingin meningkatkan omset penghasilan hingga 500% dan Sangat cocok untuk memasarkan dan mempromosikan segala bidang produk / Jasa / Website / Bisnis dan situs agen judi onlone Anda agar dikenal luas di semua kalangan. Jika anda ingin sukses promosi memasarankan produk, bisnis, jasa, website yang anda miliki, Adwords303.com memiliki produk dan jasa unggulan untuk anda yang ingin pemasaran produk anda lebih efektif, Berikut dibawah ini produk dan jasa unggulan kami :


PENTING ANDA BACA !!!

Sahabat, website ini pasti dibaca oleh ribuan orang, oleh karena itu Pesaing Anda mungkin saja bertindak dengan CEPAT dan anda sekali lagi harus menjadi penonton bagi keberhasilan orang lain. Bertindaklah cepat, karena percepatan SANGAT MENENTUKAN KESUKSESAN ANDA, Jangan RAGU, Jangan TAKUT, Kami berpengalaman dalam bidang Promosi Periklanan, SEO, Dan Pasang Iklan Adwords Khusus Situs Judi Online dan Sudah berpengalaman dalam bidang Database Nasabah.

JANGAN RAGU, SEGERALAH “TAKE ACTION”, SUKSES ADALAH MILIK ANDA !!!

Jika anda berminat mengguankan Jasa dan Produk yang berkualitas ini silakan menghubungi Adwords303.com melalui kontak Whatsapp Center : 081213860088 – Email : jasaseositusbetting@gmail.com – website : Adwords303.com, sudah banyak marketing, dan pembisnis yang telah sukses meningkatkan omset penghasilan dan penjualan mereka, Sekrang giliran anda yang sukses seperti mereka.

5 FINAL PIALA AFF INDONESIA GAGAL JUARA



Piala AFF merupakan sebuah turnamen yang diselenggarakan oleh Federasi Sepak Bola ASEAN (Bahasa Inggris: ASEAN Football Federation) atau sering disingkat (AFF) adalah bagian dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang terdiri dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Piala AFF sebelumnya bernama  Tiger Beer berasal dari sponsornya yaitu perusahaan bir Singapura yaitu Tiger Beer. Dan pada tahun 2007, nama kejuaraan ini berubah menjadi Kejuaraan Sepak Bola ASEAN, dan pada 2008, berubah lagi menjadi Piala Suzuki AFF. Piala AFF yang pertama kali di selenggarakan pada tahun 1996 di Singapura. Thailand berhasil merebut gelar juara setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 1-0 di final.

Sampai saat ini masyarakat Indonesia sangat menantikan gelar juara  Piala AFF dan berharap tahun ini bisa terwujud. Berbicara soal juara  negara kita  Indonesia tercinta merupakan spesialis runner-up di turnamen sepakbola tertinggi antar negara di Asia Tenggara ini. Bagaimana tidak Indonesia sudah menjadi Runner Up sudah lima kali yaitu pada tahun 2000, 2002, 2004, 2010 dan 2016.
                                                                              

Berikut ini lima Final Piala AFF yang sudah di lalui oleh timnas Indonesia :

1.   Piala AFF 2000
Pada edisi ketiga Piala AFF 2000 dihelat di Thailand. Pada masa itu, tim Negeri Gajah Putih bisa dibilang sangat superior di kancah sepak bola Asia Tenggara. Tak heran, tak ada satu pun tim yang mampu berbuat banyak saat berhadapan dengan Kiatisuk Senamuang cs, termasuk Indonesia.

Thailand bahkan mampu menyapu bersih lima laga yang dimainkan sepanjang turnamen. Namun penampilan Indonesia bisa dibilang sudah cukup baik. Di luar dua laga melawan Thailand, Gendut Doni cs mampu menunjukan permainan impresif. Mereka menang 3-0 atas Filipina dan 5-0 atas Myanmar.

Di semifinal, Indonesia mampu menyingkirkan Vietnam 3-2 melalui perpanjangan waktu. Namun saat laga final, tim Garuda tak kuasa membendung kekuatan Thailand yang tampil di hadapan ribuan pendukungnya di Stadion Rajamangala, Bangkok. Indonesia menyerah dengan skor 1-4. Skor yang sama dengan saat kedua tim bertemu pada babak penyisihan Grup A.

2.  Piala AFF 2002
Untuk pertama kalinya, babak penyisihan grup Piala AFF dihelat di dua negara, masing-masing di Indonesia dan Singapura. Namun seluruh laga semifinal hingga final dipusatkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Indonesia melangkah ke final setelah mengalahkan Malaysia 1-0 di semifinal.

Di final, Indonesia lagi-lagi berhadapan dengan Thailand, juara bertahan sekaligus tim yang mengalahkan Indonesia dua kali dalam Piala AFF dua tahun sebelumnya. Piala AFF edisi keempat seharusnya menjadi ajang yang ideal bagi Indonesia untuk meraih juara. Selain menjadi tuan rumah, menjadi juara Piala AFF 2002 juga bisa menjadi bukti bahwa adanya peningkatan prestasi Indonesia. Sebab dalam tiga edisi sebelumnya, Indonesia meraih peringkat empat pada tahun 1996, peringkat ketiga pada 1998 dan runner-up pada 2000.

Namun nasib berkata lain. Indonesia harus menyerah 2-4 melalui drama adu penalti. Sepanjang laga, Indonesia sempat tertinggal 0-2 pada babak pertama. Namun tim Garuda bangkit pada babak kedua melalui gol Yaris Riyadi dan Gendut Doni. Skor 2-2 terus bertahan hingga waktu normal dan babak tambahan waktu berakhir.

Namun di babak adu Pinalti, Sugiyantoro dan Firmansyah gagal menyelesaikan tugasnya. Indonesia pun kalah dengan skor 2-4 dari Thailand.



3.  Piala AFF 2004
Banyak yang menilai penampilan timnas 2004 merupakan yang terbaik sepanjang keikutsertaan Indonesia di Piala AFF. Acuannya, penampilan yang impresif pada babak penyisihan. Timnas 2004 diarsiteki pelatih asal Inggris, Peter Withe, yang sebelumnya sukses mengarsiteki Thailand. Diperkuat "wonderkid" Boaz Solossa yang ketika itu masih berumur 18 tahun, Indonesia mampu mencetak 17 gol dalam empat laga tanpa pernah kebobolan.

Tim Garuda menang telak dalam tiga laga, masing-masing 6-0 atas Laos, 8-0 atas Kamboja, dan 3-0 atas tuan rumah Vietnam. Satu-satunya laga di mana timnas gagal meraih poin maksimal adalah saat ditahan imbang 0-0 oleh Singapura, tim yang kemudian merepotkan Boaz cs di final. Indonesia ke final setelah melewati hadangan Malaysia melalui comeback sensasional di semifinal. Sempat kalah 1-2 pada leg pertama di Gelora Bung Karno, timnas juga sempat tertinggal 0-1 saat babak pertama leg kedua di Stadion Bukit Jalil.

Namun babak kedua, anak asuh Peter Withe mencetak empat gol dan membuat Indonesia berbalik unggul 4-1 dan lolos ke final dengan agregat 5-3 Pada final melawan Singapura yang berlangsung dua leg, penampilan Indonesia seperti anti-klimaks. Terbukti, mereka takluk 1-3 pada leg pertama di Jakarta dan 1-2 pada leg kedua di Stadion Nasional Singapura. Indonesia pun harus kembali mengubur impian. Untuk kali ketika mereka gagal meraih Piala AFF.

4. Piala AFF 2010
Pada edisi kali ini untuk pertama kalinya, timnas Indonesia diperkuat pemain naturalisasi. Diawali dengan masuknya dua pemain, yakni Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim. Timnas tampil apik pada babak penyisihan karena menyapu bersih tiga laga, termasuk menang 5-1 atas Malaysia, tim yang kemudian menjadi juara.

Sebelum melangkah ke final, Indonesia berhasil melewati hadangan Filipina dengan kemenangan agregat 2-0. Dua laga dimainkan di SUGBK karena ketiadaaan stadion yang representatif di Filipina. Di final, Indonesia berhadapan dengan Malaysia yang berhasil menyingkirkan Vietnam. Seperti pada 2004, lagi-lagi timnas tampil anti-klimaks di final.

Pada leg pertama, tim asuhan Alfred Riedl harus takluk 0-3 dari Harimau Malaya. Pada leg kedua, kemenangan 2-1 tak cukup menyelamatkan Indonesia dari kegagalan meraih juara. Untuk kali keempat Indonesia harus jadi runner-up.

5. Piala AFF 2016
Indonesia mengikuti Piala AFF 2016 setelah sempat menjalani sanksi FIFA akibat pembekuan PSSI oleh pemerintah. Pada turnamen edisi ke-11 ini, timnas memulainya dengan kekalahan 2-4 dari Thailand pada laga pertama penyisihan Grup A di Filipina.

Setelah sempat bermain imbang 2-2 dengan Filipina dalam laga kedua, Stefano Lilipaly cs dapat lolos ke semifinal setelah menang 2-1 atas Singapura dalam laga terakhir. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala AFF, Indonesia tidak menggunakan SUGBK sebagai kandang di semifinal karena stadion itu direnovasi untuk Asian Games 2018. Ini membuat Indonesia memilih menggunakan Stadion Pakansari, Cibinong.

Pada laga semifinal yang berlangsung dua leg, Indonesia berhasil menyingkirkan Vietnam dengan keuggulan agregat 4-3. Di final, Indonesia harus berhadapan kembali dengan Thailand. Sempat menang 2-1 pada leg pertama, Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand 2-0 pada leg kedua. Pupus sudah impian Indonesia Untuk kelima kali, tim Garuda harus mengubur impian menjadi juara Piala AFF.